Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, telah menetapkan Bangkok sebagai “zona darurat” setelah guncangan gempa dahsyat yang berpusat di Myanmar dirasakan di seluruh negara, termasuk ibu kota Thailand. Berikut adalah poin-poin utama terkait kejadian ini:
Tindakan yang Diambil
-
Zona Darurat: Kementerian Dalam Negeri segera diberi instruksi untuk menetapkan Bangkok sebagai zona darurat.
-
Imbauan untuk Warga: Masyarakat diimbau untuk menghindari gedung bertingkat, menggunakan tangga daripada lift, dan tetap tenang.
-
Penghentian Kunjungan Resmi: PM Shinawatra membatalkan kunjungan resminya dan kembali ke Bangkok untuk menggelar rapat darurat.
Langkah Pencegahan
- Evakuasi dan Pengamanan: Sekolah-sekolah diminta untuk memulangkan anak-anak lebih awal, sementara lembaga pemerintah diberi arahan terkait penanganan darurat.
Peringatan dan Kondisi Pasca Gempa
-
Potensi Gempa Susulan: Masyarakat diingatkan mengenai kemungkinan adanya gempa susulan dalam 24 jam ke depan.
-
Koordinasi Nasional: Provinsi-provinsi di seluruh Thailand diminta siap mengirimkan bantuan segera jika diperlukan.
Detail Gempa Bumi
-
Kekuatan Gempa: Berkekuatan magnitudo 7,7, pusat gempa terletak di dekat Sagaing, Myanmar.
-
Dampak: Guncangan dirasakan hingga ke wilayah utara Thailand dan menyebabkan runtuhnya sebuah gedung 30 lantai di area Chatuchak.
PM Paetongtarn Shinawatra, despite being away on an official visit to Phuket, immediately returned to Bangkok to oversee the response efforts and urge caution among the citizens.